Maria Zaitun merupakan adaptasi dari "Nyanyian Angsa" karya W.S. Rendra. Maria Zaitun adalah satu aspek simbolik bagaimana seseorang teguh dalam kepahitan hidupnya, dalam sumpah seapah yang dialaminya, dan dia kukuh dalam penderitaan itu.
Pembahasan dalam tulisan ini berfokus pada penulisan kosakata serapan dari bahasa Arab yang belum berterima secara baik di masyarakat
Lingkungan yang ada di sekitar manusia berpengaruh terhadap proses adaptasi. Proses adaptasi ini mengakibatkan adanya mata pencaharian sebagai petani dan buruh pengrajin. Mata pencaharian ini selanjutnya menentukan besar penghasilan. Sebagian besar penduduk Rukun Kampung Gemblakan Bawah berada dalam taraf miskin.