Lima tulisan yang ditampilkan, tiga penelitian membahas masalah bahasa daerah dan dua tulisan mengetengahkan sastra daerah.
Lima tulisan yang ditampilkan, tiga penelitian membahas masalah bahasa daerah dan dua tulisan mengetengahkan sastra daerah.
Sebagai sastra daerah, Kelong memiliki fungsi sebagai media pendidikan, media hiburan, media pembangkit semangat juang, media komunikasi, dan sebagai produk pelestarian budaya. Nilai yang terkandung dapat dipilah menjadi dua macam, yakni nilai pendidikan yang bersifat keagamaan dan yang bersifat kemasyarakatan.
Sebagai sastra daerah, Kelong memeiliki fungsi sebagai media pendidikan, media hiburan, media pembangkit semangat juang, media komunikasi, dan sebagai produk pelestarian budaya. Nilai yang terkandung dapat dipilah menjadi dua macam, yakni nilai pendidikan yang bersifat keagamaan, dan yang bersifat kemasyarakatan.