Buku itu merupakan disertasi karya Sri Ratna Saktimulya. Dalam buku tersebut antara lain diungkapkan, misalnya dari segi kualitas artistik karya-karya pada masa itu merupakan karya beriluminasi indah. Ajaran keutamaan yang dalam estetika Pakualaman disebut sestradi, secara eksplisit dimunculkan disegenap naskah.
Cariyos aneh-aneh adalah puisi yang hadir atas hasil pengangkatan dan perekonstruksian pembaca yang dituangkan ke suatu karya, sehingga pembaca yang sekaligus penggubah cerita Cariyos Aneh-Aneh tersebut menghasilkan karya baru.
Buku itu mendeskripsikan tentang nilai-nilai edukatif.
Penelitian itu mengungkapkan nilai-nilai edukatif dalam Serat Cariyos Aneh-Aneh. Dilihat dari hadirnya rerenggan di setiap nomor cerita, keseluruhan dan bagian-bagiannya, merupakan satu kesatuan. Selain berfungsi sebagai pelipur lara, Serat Cariyos Aneh-Aneh juga berfungsi meningkatkan sifat utama manusia.
Tokoh-tokoh dalam dongeng sato kewan dilukiskan secara datar yakni watak bersifat statis. Pesan dan amanat yang disampaikan dalam dongeng tersebut adalah tokoh baik akan mendapatkan keselamatan, sedangkan tokoh buruk akan mendapatkan kematian.
Cariyos Aneh-Aneh adalah puisi yang hadir atas hasil pengangkatan dan perekonstruksian pembaca yang dituangkan dalam suatu karya, sehingga pembaca juga berperan sebagai penggubah.