Penelitian ini mengupas apa saja peran sintaktik unsur-unsur kalimat tunggal dalam bahasa Jawa, yang memuat jenis-jenis pengisi fungsi predikat, ciri-ciri pengisi fungsi predikat, serta jenis-jenis peran dan ciri-ciri jenis peran sintaktik unsur-unsur pengisi argumen.
Membahas tiga hal, pertama, sesat pikir tentang bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia ragam baku. Kedua, kekurangpatuhan masyarakat kepada bahasa Indonesia ragam baku. Ketga, beberapa rekomendasi tentang pembelajaran bahasa Indonesia ragam baku
Dalam artikel ini dibahas dua masalah, yaitu cara penciptaan cangkriman wancahan dan tujuannya. Cangkriman wancahan dapat dicipta dengan dua cara, yaitu (a) akronimisasi yang dipadu dengan pembelokan praanggapan dan (b) akronimisasi yang dipadu dengan pengucapan bahasa asing. Sebagai teka-teki, cangkriman wancahan bertujuan utama menjebak atau membingungkan mitratutur agar mereka sulit menebak …
Makalah ini mencantumkan bagaimana fariatifnya bahasa SMS di Zaman ini.
Dalam makalah ini dipadukan pendekatan pragmatis dan kritis, menjadi “pragmatik kritis” karena dijumpai fenomena empiris yang tidak cukup dikaji hanya dengan pendekatan pragmatis.rnrn
Makalah ini mengupas secara sekilas representasi ideologi dalam sistem Edjaan van Ophuijsen atau Edjaan Balai Poestaka (1901, 1926), Edjaan Soewandi atau Edjaan Republik (1947), dan Ejaan Yang Disempurnakan (1972). Selain itu, makalah ini membahas ideologi yang terepresentasi dalam praktik penggunaan ejaan oleh surat kabar Suara Pembaruan dan Republika.
Pendekatan formal merupakan model analisis wacana sebagai tataran kebahasaan yang lebih tinggi dari kalimat. Pendekatan sosiologis-empiris secara kronologis muncul setelah pendekatan formal. Pendekatan ini memahami wacana sebagai peristiwa tutur yang terikat konteks situasi. Sedangkan pendekatan Kritis merupakan pendekatan kontemporer untuk mengkaji bahasa dan wacana dalam lembaga sosial.
Dalam rangka mengawankan internet dengan bahasa Indonesia, internet dapat didayagunakan untuk pengembangan kemauan menulis, membaca, dan menyimak. Langkah-langkah nyata dapat dilakukan dengan membuat web atau blog berbahasa Indonesia, web atau blog tentang bahasa dan kesastraan Indonesia, serta mendayagunakan internet sebagai sarana dan sumber belajar bahasa (dan sastra) Indonesia.