Dalam buku itu berisi uraian mengenai perubahan dan fungsi upacara tradisional kehamilan, kelahiran, dan grebegrn Maulud pada masyarakat pendukungnya masa kini.
Ijalil (Maharaja Tamimasar) berputra seorang wanita yang kemudian menjadi salah satu istri Sis (putra Nabi Adam). Kemudian mereka berputra Nurcahyo. Nurcahyo berputra Nuroso yang kemudian mempunyai dua orang putra bernama Sang Hyang Wenang dan Sang Hyang Wening. Sang Hyang Wenang di akhir cerita berganti nama menjadi Dipoyono. Diceritakan juga Sang Hyang Wening berputra Sang Hyang Wasesa.
Berisi keimanan dan keyakinan tentang adanya Tuhan, Empat sifat agung pada Tuhan Yang Maha Esa, Wajib bakti dan takwa yang harus dijalankan oleh manuasia, Macam -macam watak manusia, dll.