Buku ini menceritakan Ranti dan Rinto adalah anak kembar berusia 12 tahun. Ranti yang lincah dan suka berolahraga memiliki masalah bau badan. Rinto dapat informasi buah penghilang bau badan, Rinto menyarankan Ranti makan buah tersebut. Tapi buah itu sulit ditemukan dan buah langka, hanya di liingkungan kraton dan orang-orang terpandang yang boleh menanam pohon itu..
Buku ini menceritakan seorang anak bernama Anin siswa kelas dua SD. Ia minta kepada Ibunya untuk dibelikan stiker secara online. Rencananya stiker itu akan dijual ke temen-temennya di sekolah. hasil penjualan akan dibelikan laptop.
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.
Buku ini menceritakan kekecewaan Isa karena batal untuk berlibur ke Yogyakarta disebabkan Gunung Merapi berada pada level awas.
Buku ini menceritakan permainan dakon yang bisa untuk belajar cara menghitung perkalian
buku ini mencerita bagaimana cara membuat gula kethak jajanan khas Kulon Progo, dalam buku ini diterangkan dari persiapan sampai selesai cara membuatnya
Buku ini menceritakan masa panen sebentar lagi akan tiba. Hal ini sebagai pertanda akan dlaksanakan wiwitan. Sawah Mbah Mangku menjadi tempat yang disukai anak-anak dusun Sendangsari ketika wiwitan tiba. Tidak terasa tiba waktunya wiwitan dilaksanakan. Sepulang sekolah, anak-anak Dusun Sendangsari bergegas menuju sawah. Mereka menunggu wiwitan di sawah Mbah Mangku..
Dhingklik Oglak-Aglik adalah suatu permainan di jawa yaitu dengan mengaitkan salah satu kakinya dengan kaki temannya dan dalam permainan ini melakukan lompatan harus serempak, kalau tidak serempak pasti semua yang ikut permainan ini akan jatuh. Permainan ini biasanya dilakukan lebih dari dua orang.
Buku ini menceritakan batik parang barong memiliki motif makna yang dalam dsn merupakan lambang dari kebijaksanaan yang memakai hanya Sri Sultan
Buku ini membicarakan dua macam pendekatan ekstrinsik, yakni pendekatan yang mengaitkan karya sastra dengan bidang lain (psikologi, masyarakat, pemikiran, dan biografi). Kedua, pendekatan intrinsik, yakni pendekatan yang mengkhususkan diri pada unsur-unsur karya sastra itu sendiri. Selain itu, juga dibahas: fungsi sastra, kritik sastra, teori sastra, sejarah sastra, sastra nasional, sastra perb…