Buku itu memuat kumpulan puisi Jawa dan puisi Indonesia karya Dyah Manggalaratna Nuruljanati. Kumpulan puisi itu diterbitkan sebagai kado ulang tahunnya yang ke-17.
Buku tersebut memuat 4 cerita rakyat, yang isinya antara lain menceritakan perlunya kerukunan hidup antaranggota keluarga sebagai tonggak pembinaan keluarga sejahtera.
Buku tersebut memuat 4 cerita rakyat, yang isinya antara lain menceritakan perlunya kerukunan hidup antaranggota keluarga sebagai tonggak pembinaan keluarga sejahtera.
Pelestarian budaya pewayangan menyangkut unsur pelestarian dan pengembangan cerita, fisik wayang, dalang, penanggap dan penonton, dan pementasan (pakeliran). Dewasa ini unsur-unsur tersebut rata-rata dikeluarkan oleh masyarakat dalam pernyataan memprihatinkan. Untuk menunjang pelestarian dan pengembangan yang memprihatinkan itu perlu usaha yang positif"
Rahat Raja adalah seorang raja yang sangat dihormati oleh rakytanya. Kemudian semua berubah setelah anak keayangannya meninggal. kemudian raja tersebut menyuruh pembuat patung untuk membuat patung yang mirip dengan anaknya. Patung tersebut diberi nama Sigalegale.
Cerita dalam buku ini bersumber pada Tombak Milik Si Bagas Marhusor karya Sibarani A.M. Parda yang berbahasa Batak.""