Suluk wujil ini berisi tembang yang membeberkan mengenai ajaran kebatinan hidup.
Buku ii berisi 1551 buah pantun, ada pantun anak-anak. pantun anak muda, dan pantun orang tua.
Dalam Babad Kartasura dipaparkan mulai dari putra Sunan Pakubuwana II yang bernama Gusti Suryadi alias Gusti Uritan sakit parah, tetapi dapat sembuh dan diakhiri sampai dengan cerita pasukan ternate yang berada di Kartosura sangat rusuh, lalu oleh kompeni ditarik ke Semarang.
Dalam Babad Kartasura VIII diceritakan mulai Sunan Kuning bertahta kembali di Kartosura sampai dengan Pangeran Mangkubumi berada di desa Beton
Dalm Babad Kartasura diceritakan mulai Pangeran Puger diangkat menjadi raja dan bergelar Kangjeng Sunan Hamengkubuwana Senapati Ngalaga Ngabdulrahaman Sayidin Panatagama dan diakhiri sampai dengan cerita G.R.M. Prabayeksa diangkat menjadi raja bergelar Kangjeng Sunan Pakubuwana II di Kartasura.
Diceritakan mulai dari Kerajaan Demak pindah ke Pajang dan cerita diakhiri sampai dengan Trunojoyo akan digempur oleh Mataram.
Diceritakan Paku Buwana II memerintahkan agar mengisi jabatan yang kosong dan Pangeran Mangkubumi lolos ke desa Gebang. Pada bagian akhir naskah diceritakan Paku Buwana II memberi surat Pangeran Mangkunegara agar bersatu melawan kompeni.