Diceritakan mulai dari Sri Sunan Pakubuwana II memerintahkan pengisian tempat jabatan yang kosong dan diakhiri sampai dengan cerita Pangeran Mangkubumi lolos keluar dari Kartasura.
Naskah tersebut berisi tentang ilmu kesempurnaan hidup
Naskah tersebut berisi tentang catatan para gubernur jendral yang memerintah di Hindia Belanda, sampai dengan catatan perkawinan (catatan segala peristiwa)
Diceritakan mulai dari Negeri Nederland takluk kepada Napoleon Bonaparte dari Perancis dan diakhiri sampai dengan Kapten Kumisyus menyerang Selarong
Diceritakan mulai dari Gubernur Jendral Mantiyusdaham memberi surat kepada Sri Sunan Pakubuwana II, meminta Madura dan Pasuruhan agar tunduk kepada Batavia, bukan kepada Kartasura dan cerita diakhiri sampai dengan Pangeran Mangkunegara memperdaya Kumpeni, Kartasura berpura-pura hendak menyerang mereka.
Diceritakan mulai dari Sri Sultan Hamengkubuwana II akan menjamu Gubernur Jendral Mareskaleg, tetapi gagal karena Gubernur Jendral berpura-pura sakit dan cerita diakhiri sampai dengan Sri Sultan Hamengkubuwana II dibuang ke Pulau Pinang setelah beberapa lama berada di Banten.
Diceritakan mulai dari Raden Banjaransari bertahta di negeri Pajajaran dan cerita diakhiri sampai dengan pawang kuda Arya Penangsang yang sedang mencari rumput dipotong telinga kanannya dan ditempeli surat tantangan oleh Jurumartani
Diceritakan mulai dari perselisihan antara Sunan Pakubuwana dengan Patih Danurja, kemudian Patih Danurja dibuang ke luar Jawa. Cerita diakhiri sampai dengan lahirnya Pangeran Diponegara
Diceritakan mulai dari Pangeran Mangkubumi menyerang Panaraga dan cerita diakhiri sampai dengan Pangeran Mangkubumi bertempur melawan Pangeran Mangkunegara di Grobogan.
Diceritakan mulai dari Panembahan Jatinom dari Pertapaan Pancurterus di Gunung Lanang kedatangan empat orang muda yang berasal dari negeri Medang mencari kakaknya seorang raja di Jenggala, dan diakhiri sampai dengan cerita Dyah Dorowati sakit ditunggui oleh ayahandanya dengan Ki Jigja dan Ki Supa.