Sukoco, sebatang kara, kakaknya meninggal. Dia dicintai Kunmaryati, tetapi Sukoco tidak menanggapinya.
Sulasmi yang ditinggal Sutaya, kekasihnya, ke Jakarta untuk bekerja, selalu didatangi harimau, jelmaan Kyai Guna, yang mencintai Sulasmi. Setelah Sutaya pulang harimau jelmaan tersebut dapat dibekuk.
Sekelompok pejuang dengan nama Macan Tutul dari Banjarnegara satu persatu anggotanya dibunuh Belanda, karena salah satu anggotanya menjadi mata-mata. Sardulo, pemimpinnya mengetahui ulah Tomo tersebut. tomo dibunuh, Belanda balas dendam, dan akhirnya Sardula tertembak.
Novel ini mengisahkan perlawanan tentara Indonesia yang tidak kenal menyerah melawan pasukan Belanda.
Cerita Jawa itu menceritakan, bahwa di dunia ini ternyata penuh bermacam-macam peristiwa, bahkan sampai ada yang tidak logis.
Armini dan Sujoko berhasil menggagalkan rencana Belanda untuk menyerbu Yogyakarta. Mereka mendapat penghargaan dari pemerintah dan kemudian menikah.