Pulau Panyengat merupakan pulau bekas pusat pemerintahan raja-raja Melayu. Di pulau tersebut terdapat makam raja, bekas istana raja, bekas gedung mesiu, bekas benteng pertahanan, taman pantai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang sosial masyarakat Balantak; kedudukan, fungsi, nilai dan manfaat yang terkandung dalam sastra lisan Balantak; struktur; dan lingkungan penceritaan sastra lisan Balantak.
Buku ini memberikan beberapa petunjuk bagaimana penyajian isi laporan penelitian.Buku tersebut membagi pembahasan menjadi tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, isi laporan, dan penyajian laporan. Dilampirkan pula contoh-contoh bagian laporan, seperti halaman judul, kata pengantar, daftar isi, dan format laporan.
Buku ini berisi pedoman penilaian hasil penelitian, di dalamnya dibahas tujuan penelitian, hal-hal yang dinilai, prosedur penilaian, dan instrumen penilaian..
Meneliti citra hero dalam sastra lisan teks Raja Alam yang berjenis prosaliris atau puisi naratif yang menampilkan sejumlah unsur tokoh.""
Dianalisis perilaku sintaktis dan semantis Adverbial, terutama Adverbial cara dan Adverbial sarana yang mencakup masalah: 1.posisi dan mobilitas posisi Adverbial di dalam klausa atau kalimat, baik yang faktual di dalam data maupun yang potensial, 2.kookurensi Adverbial di dalam klausa atau kalimat dan kokurensi Adverbial di dalam klausa atau kalimat dan kookurensi di dalam konstruksi Adverbial …
Dianalisis perilaku sintaktis dan semantis Adverbial, terutama Adverbial cara dan Adverbial sarana yang mencakup masalah: 1.posisi dan mobilitas posisi Adverbial di dalam klausa atau kalimat, baik yang faktual di dalam data maupun yang potensial, 2.kookurensi Adverbial di dalam klausa atau kalimat dan kokurensi Adverbial di dalam klausa atau kalimat dan kookurensi di dalam konstruksi Adverbial …
Penelitian bertujuan mendeskripsikan tema, amanat, dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam khasanah sastra nusantara di Kalimantan Barat, sehingga dikenal oleh masyarakat umum (ada 15 cerita yang diteliti).
Membiasakan bercerita merupakan awal menumbuhkan minat baca, pengalaman batin, dan pembekalan nilai-nilai perilaku anak. Cerita-cerita yang ada di masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai upaya untuk mengasah emosi, menumbuhkan imajinasi, dan meningkatkan sifat kritis anak.