Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian isi buku teks Bahasa Indonesia kelas VII SMP/MTs yang diterbitkan oleh Tiga Serangkai.
Ketika berbicara tentang sastra, maka kita harus membuka pikiran tentang budaya. Penciptaan karya sastra tidak lepas dari budaya yang mengelilingi karya tersebut. Bila sastra terlahir dari budaya, maka sejatinya sastra adalah refleksi budaya.
Buku ini hadir sebagai salah satu bahan referinsi bagi gur dalam melakukan pengembangan profesinya dan karirnya sebagai gur.
Buku ini berisi pengalaman penulis selama bertahun-tahun menggeluti profesi sebagai penulis entah penulis artikel, jurnal, maupun buku.
Buku ini berusaha memberikan jawaban atas ketubuhan kita untuk menambah wawasan pengetahuan terkait raja-raja dan para tokoh pemimpin di Jawa
Buku ini mengupas lengkap tentang rahasia diri manusia, dari tataran paling luar hingga paling dalam. Meliputi : jasmani, jiwa, ruh, serta Nur Muhammad. Disamping itu, buku ini juga merupakan tangga dalam memahami ajaran makrifat kejawen.
Dalam penelitian itu dibahas beberapa hal, yaitu mengenai kelompok teater yang produktif manggung selama tahun 1981--2000, sistem kepengarangan dan pemanggungan sebuah naskah, dan hubungan pementasan dengan audience.
Serat Centhini adalah naskah sastra jawa yang isitimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat isitiadat tata upacara, tradisi, etika, psikologi, flora dan fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain lain, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.
Serat Centhini adalah naskah sastra jawa yang isitimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat isitiadat tata upacara, tradisi, etika, psikologi, flora dan fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain lain, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.