Berisi paparan hasil penelitian tentang pemakaian disfemisme dalam surat kabar di Yogyakarta. Disfemisme adalah penggunaan kata-kata bernuansa kasar yang biasanya dipakai untuk menunjukkan kejengkelan, rasa tidak senang, penghinaan dan ketidakhormatan, atau sebagai umpatan atau julukan kasar.
Buku itu merupakan kumpulan tulisan yang membeberkan suara hati atau uneg-uneg para guru SD tentang realitas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang secara langsung mereka alami dalam proses belajar-mengajar di kelas.
Penelitian ini mendeskripsikan struktur informasi pada wacana deskripsi, wacana narasi, dan wacana eksposisi dalam bahasa Jawa. Tujuan tersebut dapat dirinci sebagai berikut.rn(1) mendeskripsikan struktur informasi pada wacana deskripsi dalam bahasa Jawa,rn(2) mendeskripsikan struktur informasi pada wacana narasi dalam bahasa Jawa, rn(3) dan mendeskripsikan struktur informasi pada wacana ekspos…
Dalam penelitian itu dideskripsikan penanda struktural hubungan bagian-bagian wacana dalam bahasa Jawa yang berupa kohesi dan koherensi. Jenis-jenis penanda struktural kekohesian wacana dipilah atas kohesi gramatikal (referensi, substitusi, elipsis, konjungsi)dan kohesi leksikal (sinonimi, antonimi, hiponimi, repetisi, kolokasi, meronimi).
Dalam penelitian itu diidentifikasikan wacana prusedural bahasa Jawa yang membedakan dengan jenis wacana lainnya.
Dalam penelitian itu dikaji masalah struktur wacana konsultasi tulis bahasa Jawa dan aspek pragmatik wacana konsultasi tulis bahasa Jawa.
membicarakan tentang cangkriman sebagai pendeskripsian ekspresi budaya masyarakat Jawa dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.