Buku ini menceritakan tentang lomba mengumpulkan biji jagung tapi perlombaan ini hanya boleh dikikuti oleh bangsa burung. Diantara burung -burung itu ada yang namanya Puter dan ia sangat sombong dan meremeh kan lawan. Pada akhirnya Puter kalah dalam perlombaan itu karena dia ketiduran dan jagung di makan karena lapar.
Buku ini menceritakan Satria mendapat hadiah setelah mendapatkan nilai bagus. Satria liburan sekolah ini bersama keluarga akan akan kerumah neneknya. Sepanjang perjalanan Satria memandangan dan mendengarkan cerita ayahnya tentang gunung
Buku ini merupakan hasil penelitian Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X
Buku ini terdiri dari enam bab, membahas Bidang Analisis Wacana, Teori Wacana Laclau dan Mouffe, Analisis Wacana Kritis, Psikologi Kewacanaan, Lintas Pendekatan, serta Penelitian Konstruksionis Sosial Kritis.
Kelas Sita mengadakan acara Hari Pedagang Cilik. Murid-murid akan berlatih berjualan. Sita bersemangat sekali. Sita, Attar, dan Rima akan menjual lukisan mereka. Ternyata menyiapkan lukisan untuk dijual tidaklah mudah. Ada saja tantangan yang mereka hadapi. Kira-kira tantangan apa ya? Lalu, apakah pembeli akan menyukai karya mereka? Semuanya akan terjawab dalam buku ini. Selamat membaca!
Menceritakan Lolo seekor singa yang baik hati, ramah, dan selalu mendengarkan keluh kesah rakyatnya. Suatu ketika, ia mendengar ada beberapa rakyatnya yang mengeluh karena ada warganya yang membuat masalah. Lolo pusing sekali. Bagaimana Lolo menyelesaikan masalah warganya?
Magai suka mendengarkan cerita Mama. Magai menggambarkan cerita-cerita itu pada tapa. Tapa adalah kertas tradisional dari kulit kayu. Tapa cerita selalu membuat Magai gembira. Di sekolah, Enre sering terlihat murung. Apakah Magai dapat menghibur Enre dengan tapa ceritanya?