Dalam penelitian itu diuraikan mengenai bentuk Bahasa Bagongan, pemakaiannya sehari-hari, dan sejarah serta proses kehidupan Bahasa Bagongan.
Penelitian ini melukisksn hakikat bahasa yang terjadi di dalam pertunjukan wayang kulit, terutama dilihat dari segi bentuk, struktur, fungsi, dan maknanya.
Buku ini mencoba menyajikan kesemestaan bahasa sebagai dasar teori. Dengan disajikannya rumusan-rumusan tentang kesemestaan ini diharapkan bahwa para pembaca mempunyai gambaran alternatif tentang bahasa.
Berisi pembenaran atau penyalahan pemakaian bahasa diukur berdasar kaidah struktur yang berlaku. Pada tulisan ini disajikan kajian standardisasi yang tidak semata berdasar kaidah kebahasaan itu.