Penelitian ini bertujuan agar pusat penelitian sejarah dan budaya mampu menyediakan data dan informasi tentang adat dan upacara perkawinan di daerah Jawa Tengah.
Faktor Kebahasaan, Struktural Dinamik
Dideskripsikan bentuk berimbuhan bermakna tempat dalam bahasa Jawa, yang dianalisis dari segi bentuk, fungsi, dan semantis
Kecantikan Juriyah membuatnya menjadi congkak. Semua lelaki yang akan menyuntingnya ditolak. Khawatir menjadi perawan tua, ia dinikahkan orang tuanya. Pernikahannya sampai dua kali, tetapi semua berakhir dengan perceraian karena suaminya bukan tipe lelaki idamannya. Karena merasa malu, akhirnya ia mati bunuh diri.
Dalam buku itu dideskripsikan tentang ihwal valensi sintaktis dan keragaman valensi sintaktis bahasa Jawa, yaitu valensi sintaktis depan, valensi sintaktis belakang, dan penentu dan pola keselarasan dalam valensi sintaktis.
Berisi kurang lebih 4.300 lema.