Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur bahasa Binongko yang menyangkut aspek morfologi dan sintaksis.
Buku ini membahas mengenai ciri-ciri morfemis, ciri-ciri sintaksis, dan ciri-ciri semantis verba bahasa Mamasa. Dijelaskan juga mengenai proses pembentukan verba bahasa Mamasa.
Topik di atas membicarakan peran bahasa dan sastra daerah dalam memperkukuh budaya bangsa. Di dalamnya meliputi permasalahan yang dihadapi oleh budaya dan sastra daerah, peranan bahasa dan sastra daerah, nilai-nilai yang terkandung dalam bahasa dan sastra daerah, dan strategi yang perlu ditempuh untuk meningkatkanperan tersebut.
Tujuh tulisan yang ditampilkan dalam buku ini, empat penelitian membahas masalah bahasa dan tiga tulisan mengetengahkan masalah sastra.
Konstituen-konstituen pemadu verba dalam konstruksi frase bahasa Makassar dapat berupa partikel, numeralia tidak tentu, verba, adjektiva yang berfungsi memberikan keterangan tentang situasi verba, nomina yang menyatakan tempat, waktu atau arah, dan adverbia. Dalam hubungan internalnya dengan konstituen-konstituen lainnya, verba berfungsi sebagai inti frase. Konstituen-konstituen pemadu verba be…
Dalam penelitian itu dideskripsikan mengenai konstituen-konstituen pembentuk frase verba, posisi konstituen yang berfungsi sebagai pewatas verba yang menjadi inti frase, fungsi frase verba dalam klausa atau dalam kalimat, dan jenis transformasi dalam konstruksi frase verba.
Tujuh tulisan yang ditampilkan dalam buku ini, empat penelitian membahas masalah bahasa, dan tiga penelitian mengetengahkan masalah sastra.
Lingkup penelitian itu mencakup unsur-unsur pembentuk frase numeralia, posisi pewatas, fungsi frase numeralia, dan transformasi dalam frase numeralia.
Buku ini berisi 3 buah drama karya Usmar Ismail yaitu: Tjitra, Api, dan Liburan Seniman.
Risalah penelitian ini mencakup lingkup morfologi yang meliputi ruas bahasa Mamuju dan ciri-cirinya, struktur morfem bahasa Mamuju, proses fonologis bahasa Mamuju dan gambaran tekanan kata bahasa Mamuju.