Novel ini berisi cerita tentang hal-hal yang lucu, remeh, aneh, kadang tak masuk akal agar pembaca berpikir dan mengingat bahwa dia juga manusia seperti orang lain. Cerita mengisahkan kehidupan Aston )tokoh utama) yang bermimpi bertemu dengan semar.
Novel karya Y. Wastu Wijaya ini mengisahkan kehidupan Romo Rahadi (seorang Imam Katolik) yang sangat tunduk pada hukum gereja yang keras, bertekad hidup membujang namun tetap ingin menjadi manusia yang utuh dan wajar. Latar tempat cerita terjadi pedalaman Irian Jaya.
Buku ini berisi 41 buah cerpen karya Putu Wijaya, antara lain berjudul : Bali, kekerasan, Orgasme, Bom, Orang Bali, dan sebagainya.
Buku itu mengupas tentang pengertian dokumentasi, penyusunan indeks, abstrak, bibliografi, bibliografi khusus.
Berisi kumpulan esai yang menbicarakan masalah sosialisasi dari berbagai persoalan sosial, budaya, dan seni ( sastra, film, teater, tari,dll ).
Novel itu merupakan sebuah petualangan pikiran yang memihak perempuan yang menyayangi pria yang mencintainya. Putri hanyalah bayang-bayang kecil ketidakberdayaan, ketika tata nilai bergerak cepat, jumpalitan, terkadang berbelok mendadak, sehingga manusia terengah-engah mengejarnya.