Buku ini berisi 9 buah cerita rakyat dari Aceh, disertai ringkasan ceritanya.
Buku itu mendeskripsikan tentang nilai-nilai edukatif.
Penelitian itu mengungkapkan nilai-nilai edukatif dalam Serat Cariyos Aneh-Aneh. Dilihat dari hadirnya rerenggan di setiap nomor cerita, keseluruhan dan bagian-bagiannya, merupakan satu kesatuan. Selain berfungsi sebagai pelipur lara, Serat Cariyos Aneh-Aneh juga berfungsi meningkatkan sifat utama manusia.
Menceritakan Kerajaan Pajang, Mataram, sampai dengan Kartasura dengan maksud agarvdapat dijadikan teladan bagi para raja yang memerintah Pulau Jawa.
Buku ini menceritakan peperangan melawan Kompeni mempertahankan Kerajaan Mataram.
Buku ini menceritakan peperangan melawan Kompeni mempertahankan Kerajaan Mataram
Buku ini menceritakan peperangan antara Kompeni dengan Pangeran Mangkunegaran dalam mempertahankan Kerajaan Mataram
Buku ini berisi kumpulan tembang yang merupakan karya sastra daerah Jawa
Herman dan Darna, prajurit Republik Indonesia yang keduanya mencintai Tarmi. Meskipun Darna tertangkap dan dipenjara, tetapi Tarmi tetap setia. Dan setelah Darna dibebaskan, mereka menikah dan hidup bahagia.
Dewi Tanjung Sedhayung melarikan diri di hutan setelah kedua orang tuanya terbunuh dan ia dipaksa menikah dengan Pangeran Timur. Ia bertemu dengan R. Arya Manipura dan keduanya jatuh cinta. Ketika sedang bermesraan, datang Pangeran Timur dan R. Arya Manipura dibunuh. Melihat kekasihnya meninggal, Dewi Tanjung Sedhayung bunuh diri.