Berisikan ajaran terhadap kaum muda agar terampil, berilmu, tanggap, bekerja keras, sehingga kelak hidupnya dapat berhasil.
Menjelaskan empat hal dalam tembang pangkur, perwatakan utama Dalam Serat Kridhamaya dikemukakan beberapa hal, sebagai berikut: 1. 'panembah'/penghormatan ada 4 hal dalam tembang Pangkur, 2. Keutamaan watak dalam tembang Sinom, 3. Keutamaan cita-cita dalam tembang Asmaradana, 4. Pahala dari Tuhan dalam tembang Pocung, 5. Kedudukan makhluk dan Khaliq dalam tembang Maskumambang, dan 6. Teka-teki …
Serat ini menjelaskan sifat Tuhan yang tetap abadi, oleh karena itu menjadi pedoman untuk keselamatan jiwa raga.Dikemukakan bahwa Tuhan mempunyai sifat kekal dan tidak dapat berubah. Sifat Tuhan berbeda dengan semua yang ada di dunia yang mengalami perubahan yang menyangkut tata cara, watak dan kelakuan.
Berisi tentang hitungan baik - buruknya hari.
Menceritakan tentang jalan menuju hidup di dalam 'kelanggengan' keraguan tentang hidup dan mati umat manusia. Selanjutnya, apakah setelah mati nanti masih ada kehidupan.
Buku ini adalah kolofon Raden Panji Astra Nagara di Kudus.
Berisi tentang ajaran Sultan Agung Prabu Anyakrakusuma di Mataram, yaitu berupa ajaran hidup untuk mencapai kehidupan.
Diceritaan tentang pedoman menjadi penceramah agama yang baik. Ada dua sifat yang harus dimiliki penceramah, yaitu yatnamaya (kejernihan/kesucian) dan pastikomoyo(ketenangan hati). Penceramah juga harus mengetahui dasar-dasar ilmu agama Islam, misalnya ilmu saringat, tarikat, dan makrifat.
Naskah ini berisi tentang nasehat supaya janganlah mudah berkata tentang kematian.
Berisi tentang makna-makna mimpi.