Dalam buku Kajian Nilai Budi Pekerti dalam Serat Jayabaya itu digali nilai-nilai yang terkandung dalam peninggalan naskah kuna Jawa, Serat Jayabaya, khususnya tentang ajaran budi pekerti yang terkandung di dalamnya.
Buku ini berisi tentang ramalan-ramalan yang pernah disampaikan oleh R. Ng. Ronggowarsita dan Sabdapalon.
Buku Garis Besar Estetik (Filsafat Keindahan) ini berisi uaraian mengenai filsafat keidahan.
Naskah ini menceritakan tentang penobatan Sinuhun Kangjeng Susuhunan P.B. IV sampai dengan P.B. VI.
Wasitanipun balawana Anoman dhumateng Raden Aryabratasena, amedharaken silahing pangawikanrn lair kaliyan pangawikan batin. Kapethik saking papakem lampahan Kunjanakresna.
Berisi ilmu kesempurnaan hidup.
Berisi ajaran ilmu kesempurnaan hidup dan petuah dari para guru yang menjelaskan tentang kematian.
Menceritakan percakapan antara orang tua (wredha) dan orang muda (mudha) tentang ilmu kesaktian dan ilmu kesempurnaan hidup. Mudha bercerita, ia pernah memasang susuk berlian dan emas agar kelihatan tampan. Wredha mengatakan bahwa perbuatan tersebut tidak dibenarkan, karena ketampanan, mati dan hidup manusia itu merupakan takdir Tuhan.
Berisi pengetahuan para orang pintar pada zaman dahulu yang menguraikan sifat Tuhan yang gaib tetapi nyata