Struktur Fungsi Sintaksis Kalimat Inversi dalam Bahasa Jawa
Ditinjau dari keberadaan keterangan (K) di dalam struktur kalimat inversi, struktur fungsi sintaksis kalimat inversi dalam bahasa Jawa dapat dibedakan atas (1) struktur fungsi sintaksis kalimat inversi yang tidak memiliki K dan (2) struktur fungsi sintaksis kalimat inversi yang memiliki K. Struktur fungsi sintsksis kalimat inversi dalam bahasa Jawa yang tidak memiliki K dapat dibedakan atas struktur (1) predikat-subjek (P-S), (20 predikat-objek-subjek (P-O-S), (3) predikat-pelengkap-subjek (P-Pel-S), dan (4) predikat-objek-pelengkap-subjek (P-O-Pel-S). Struktur fungsi sintsksis kalimat inversi dalam bahasa Jawa yang memiliki K dapat dibedakan atas struktur (1) predikat-subjek plus keterangan (P-S plus K), (2) predikat-objek-subjek plus keterangan (P-O-S plus K), (3) predikat-pelengkap-subjek plus keterangan (P-Pel-S plus K), dan (4) predikat-objek-pelengkap-subjek plus keterangan (P-O-Pel-S plus K). Karena K dapat menempati berbagai posisi, sepanjang tidak menyisip di dalam P-O-Pel, banyak struktur varian yang dapat diciptakan melalui proses permutasi. Varian itu akan semakin banyak jika dapat K yang dimiliki oleh suatu kalimat lebih dari satu.rnrn
Tidak tersedia versi lain