Makalah
Kebersemukan sebagai Penjelas Fenomena Lingual dan Literer Bahasa dan Sastra Nusantara
istilah kebersemukan yang berakar pada kata semuka itu mengandung pengertian adanya dua pihak yang terlibat dalam kegiatan berbahaa (termasuk sastra). Ada dua pihak yang bersemuka. Dalam pada itu, dua pihak itu ada di dalam batas jarak lihat dan jarak dengar tertentu.
Tidak tersedia versi lain