Makalah
Eksistensi Tradisi Masyarakat Jambi di Era Digital
Era digital berkaitan dengan kemajuan teknologi informasi yang mengakibatkan terjadinya pergeseran budaya dalam penyampaian informasi. Informasi yang diterima masyarakat menjadi lebih cepat meskipun belum tentu akurat. Sebagian besar masyarakat bahkan terlena dengan pergeseran budaya ini sehingga melupakan tradisi dan budaya asalnya. Namun demikian, tidak sedikit masyarakat yang tetap mempertahankan dan melestarikan tradisinya di tengah maraknya kemajuan digitalisasi berikut perngkat digitalnya. Beberapa tradisi yang dimiliki masyarakat Jambi tetap eksis sampai saat ini. Beberapa di antaranya adalah tradisi melangun dan melantak sialang (Orang Rimba), tepung tawar dan bernazar (Pulautemiang), tale haji (Kerinci), ratib saman (Nipahpanjang), dan ngaru dodol (Pelabuhandagang). Eksistensi tradisi ini tidak terlepas dari upaya masyarakat pemilik tradisi serta dukungan dari pemerintah daerah setempat.
Tidak tersedia versi lain