Makalah
Kearifan Lokal Mangupa Dalam Upacara Perkawinan dan Kelahiran Anak dalam Masyarakat Batak Toba
Kearifan lokal acara mangupa upaupa (memberikan beras di atas kepala) pada masyarakat Batak Toba berarti pemberian doa agar perkawinan dan kelahiran mendapat kebahagiaan dan ketenangan di waktu yang akan datang. Pihak hulahula/tulang juga suatu klen yang dianggap patut memberikan upaupa kepada boru atau berenya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu,melakukan pengambilan data dengan wawancara terpimpin dengan narasumber. Upaupa atau sipirnitondi (memberikan beras) ke atas kepala kedua mempelai dan anak baru lahir dengan mengucapkan pir ma tondim (selamat engkau). Upacara mengupa yang biasa dilakukan dalam acara perkawinan yang disampaikan dengan bahasa Batak Toba. Pada upacara mangupa yang paling berperan adalah hulahula (pihak pemberi), tulang (saudara laki-laki ibu) dan dongan tubu (kawan semarga).
Tidak tersedia versi lain