Makalah
Aspek Kataris dalam Cerpen "Robohnya Surau Kami" Karya A.A. Navis
Meskipun katarsis itu juga ditentukan oleh pembacanya, Robohnya Surau Kami ternyata dapat membuktikan dirinya sendiri sebagai cerpen yang beralur tragis yang memungkinkan timbulnya katarsis. Cerpen ini merupakan salah satu cerpen yang terbaik yang ada dalam khasanah kesusastraan Indonesia karena keberaniannya mengritik pandangan ajaran agama yang konservatif sehingga memberikan renungan-renungan untuk mengkaji kembali ajaran agama itu.""
Tidak tersedia versi lain