Makalah
Mimpi yang Retak: Puisi Aborijin Australia yang Lama dan yang Kontemporer
Bentuk puisi pribumi Australia kontemporer sangat berbeda dengan nyanyian tradisional Aborigin, dan ini bisa dipandangan sebagai penyesuaian atas kondisi sejarah sesungguhnya yang menindas dan suatu bentuk perjuangan dari para penyair. Untuk menerbitkan karya, penulis Aborigin sebagai bagian dari gerakan protes genre romantik Eropa, dan untuk menyediakan sarana bagi audiens yang mencari ‘kesakralan yang hilang’ dengan ‘internalisasi yang lain’. Maka, puisi kontemporer ini muncul, untungnya kemudian, ia berada di suatu titik ketika perubahan kesadaran kemanusiaan global siap untuk mendengarkan.
Tidak tersedia versi lain