Diuraikan seluk beluk semiotika kontemporer dalam perspektif Cultural Studies, antara lain berupa modernisme dan posmodernisme; wawasan semiotika posmodernisme; gaya, estetika, konsep posmodernisme; dan menyingkap kode bahasa estetika posmodernisme.
Tulisan ini mengkhususkan pada analisis kosa kata 'ibu' dari sudut semiotika serta pergeseran penggunaannya dalam komunitas orang Jawa.
Makalah ini mendeskripsikan jenis, makna, fungsi mitos yang terkandung dalam sastra lisan Panggolaran di Sumsel dalam pesta perkawinan melalui pemaknaan semiotika dengan pendekatan hermeneutik.
Makalah ini membahas konsep relasi kuasa budaya terjajah dan penjajah dalam novel Ca Bau Kan, yang menurut peneliti mengalami perubahan makna.
Makalah ini mendeskripsikan bagaimana puitika surat dalam karya sastra dan bagaimana signifiant 'surat' digunakan oleh Umar Kayam, Budi Darma, dan Putu Wijaya dalam mencipta karya kreatifnya.
Buku itu berisi khazanah pemikiran suatu ilmu.
Dikaji mengenai bahasa sebagai arena pertarungan, pembakuan petanda, perlawanan petanda, dan bahasa sebagai alat kekuasaan.