Masalah pokok penelitian ini adalah belum adanya model buku ajar bahasa Indonesia berbasis pendekatan kuantum, yaitu model buku ajar dan media yang berisi visualisasi materi. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan model buku ajar berbasis pendekatan kuantum.
Makalah ini menguraikan nilai-nilai lokal yang terkandung dalam sejarah kepahlawanan Adipati Wergautama I dan II beserta para keturunannya.
Makalah ini mengkaji nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam grebeg maulud Nabi Muhammad SAW serta bagaimana masyarakat Yogyakarta dan Surakarta menyikapi nilai-nilai tersebut.
Penelitian ini merupakan langkah awal mewujudkan keinginan dan harapan mengembangkan Pantai Suwuk menjadi obyek wisata andalan Kabupaten Kebumen di masa datang.
Penelitian ini menelusuri naskah-naskah Jawa yang tercermin dalam perilaku orang jawa dalam melakukan praktik kehidupan sehari-hari. Hal ini dimaksudkan untuk memahami nilai-nilai falsafah Jawa sebagai kearifan lokal budaya Jawa.
Peneliti merumuskan penelitian ini dalam dua poin, yaitu besar persentase minat pembaca terhadap sastra dan upaya yang digunakan dalam pembinaan peningkatan minat baca sastra.
Peneliti mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Wayak. Penelitian ini didasarkan pada fakta yang berhasil diidentifikasi di lapangan pada saat pelaksanaan. Nilai moral diidentifikasi dengan melihat latar belakang masyarakat Suku Ranau, yang dihubungkan dengan budaya dan kebiasaan Suku Ranau yang berefek pada pendidikan moral.
Penelitian ini mengupas Serat Sana Sunu yang ditulis oleh R. Ng. Yasadipura II dari Surakarta Hadiningrat. Hasil penelitian akan mengungkapkan nilai-nilai luhur pujangga Jawa yang terkandung dalam Sana Sunu tersebut.
Tulisan ini mencari keterkaitan antara peran sastra lisan Onggoloco denga hal yang telah terjadi dan menjadi pengetahuan masyarakat dalam menyiasati pelestarian hutan Wonosadi.