Berisi catatan harian yang ditumpahkan dalam tulisan tersebut oleh penulis mengenai uneg-unegnya dan `pergolakan batin`-nya. Catatan harian tersebut tersebut di samping menceritakan dirinya sendiri juga menceritakan sejumlah laki-laki dan wanita yang dalam perjalanan hidupnya pernah mengenal cinta.
Berisi catatan harian si penulis untuk bergabung dengan Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat), sebuah organisasi dari bagian inti PKI. Penulis menceritakan penderitaan sebagai budak yang tertindas di sebuah pulau.""
Novel ini mengisahkan kehidupan tokoh utama, Kabul, yang berprofesi sebagai insinyur. Memahami proyek pembangunan jembatan di sebuah desa yang penuh permainan" bagi Kabul yang mantan aktivis kampus