Ragam jurnalistik berada di antara ragam lisan dan ragam tulis, ragam buku dan ragan non buku. Dalam penyusunan paragraf, pola koordinatif lebih produkltif dibanding pola subordinatif. Ketidaktepatan umumnya terjadi dalam penyajian bentuk tulisan dari sumber berita lisan. Sedangkan kesalah terjadi pada pemakaian konjungtor dan konstruksi sintaksis di belakang konjungtor
Ragam bahasa jurnalistik dipergunakan untuk menyampaikan fakta, opini, dan pemberitahuan dengan cara yang efektif dan menarik. Ragam bahasa itu termasuk ragam bahasa yang lengkap karena wacana yang dihasilkan memiliki ciri-ciri linguistis yang khusus dan lengkap, yaitu singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, lugas, menarik, baku, dan netral.
Dibahas berbagai masalah yang berjkaitan dengan adanya persentuhan antar bahasa Jawa dengan bahasa-bahasa lain, akibat persentuhan itu serta berbagai macam pengaruh, baik yang positif maupun yang negatif terhadap bahasa Jawa dan perkembangannya.rn