Makalah ini merupakan upaya menyingkapkan dan menjelaskan seluk-beluk pemakaian kata seperti jadi dan sudah.
Penelitian ini mengukur tingkat kebermaknaan yang dicapai siswa dalam proses pembelajaran, analisis ini lebih difokuskan pada struktur makna dalam setiap klausa yang dinyatakan siswa.
Penelitian ini difasekan dalam pembukaan situasi konsultasi akademik yang terjadi pada interaksi yang memperlihatkan interlokutor Indonesia dan Jerman, termasuk struktur atau pola yang khas, faktor kebahasaan, dan latar belakang budaya munculnya critical incidents yang berpotensi memunculkan kesalahpamahaman saat berinteraksi dengan menggunakan metode analisis percakapan dan genre komunikatif.
Makalah ini meneliti tuturan politik pasca reformasi, termasuk penggunaan istilah, kelompok kata, dan bentuk-bentuk gramatika lainnya.
Penelitian ini membahas bahasa Madura yang jika menjadi muatan lokal seharusnya ditetapkan oleh putusan politik, putusan implementasi atau putusan politik yang telah dilakukan, dan putusan tentang pembelajarannya di dalam kelas.
This study was conducted to examine whether auditory word priming is involved in the learning of English word stress pattern by Indonesian university students.
This paper would like to show that the phrase formation or structure building process in Transformational Grammar (TG) differs from that in Government and Binding (GB) and Minimalist Program (MP).
This paper discovering and understanding the values that live in the society with regards to school and education.
Makalah ini meneliti pola unsur suprasegmental nada bahasa Tionghoa yang diujarkan orang Surabaya dengan bahasa Ibu mereka bukan bahasa Tionghoa.
Makalah ini meneliti keberadaan sopan santun dalam retorika politik, ketidaksesuaian prinsip sopan santun dalam retorika tersebut, dan prinsip sopan santun apa yang lebih banyak digunakan.