Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status satuan lingual -e secara nyata, apakah sebagai afiks (sufiks), unsur afiks, atau kata; serta untuk mengungkap konsekuensi-konsekuensi yang muncul akibat yang muncul akibat berbagai status yang dimiliki satuan lingual -e tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran seberapa jauh pemakaian satuan lingual -ing secara morfologis (jenis kata yang dilekatinya), mengetahui keberadaan satuan lingual -ing dalam tataran sintaksis (kelompok kata), mengetahui fungsi pemakaian satuan lingual -ing setelah bergabung dengan satuan lingual lain, serta mengetahui keunikan/kekhasan satuan lingual -ing sebagai bentuk terikat.
Dideskripsikan satuan lingual jenis keadaan makna sebab akibat dalam bahasa Jawa yang dilihat dari satuan gramatikalnya, yaitu bentuk kata dan bentuk peribahasa.