Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur bahasa Melayu Riau dialek pesisir beserta ciri-cirinya, yang mencakup struktur fonologi, morfologi, dan sintaksisnya.
Buku itu memuat secara garis besar ihwal dialektologi, hubungan dialektologi dengan ilmu lainnya, pertumbuhan dan perkembangan dialek, keanekaan dialek, penentuan dialek dan bahasa, unsur-unsur kebahasaan sebagai pembeda dialek, pendekatan dan sumber penelitian dialek, dan lain-lain.
Membahas dialek Jawa Tengah.
Berisi peta dialek lombok
Penelitian ini mendeskripsikan geografi bahasa Jawa di Kabupaten Grobogan. Unsur bahasa Jawa di Kabupaten Grobogan dengan unsur bahasa Jawa baku memiliki kesamaan terutama dalam bidang fonologi, morfologi, dan kosa kata. Perbedaan yang ada adalah dalam hal kosa kata yang tidak begitu dominan sehingga belum mampu mengangkat bahasa Jawa Kabupaten Grobogan sebagai dialek tersendiri.
Pemakaian pronomina persona bahasa Jawa dialek Banyumas ditentukan oleh faktor sosial dan situasional, seperti status sosial, tingkat pendiidikan, umur, jenis kelamin, lawan tutur, lokasi dan tempat tinggal.