Makalah ini menjabarkan mengenai fungsi dari folklor lisan pada khususnya dan folklor nusantara pada umumnya.
Buku ini berisi kumpulan folklor Betawi, baik lisan (cerita prosa, asal mula nama tempat, dongeng, istilah kekerabatannyanyian rakyat); setengah lisan (agama, drama, adat kebiasaan dll); serta folklor bukan lisan (permainan dan hiburan rakyat).
Buku ini bermaksud membherikan gambaran, khususnya kepada pemerhati folklor Jawa di berbagai tingkat pendidikan.
Mengungkap kembali foklor yang merupakan warisan khas dari leluhur suatu bangsa.
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh strategi pembelajaran pengelolaan motivasional ARCS terhadap kemampuan mengapresiasi cerita rakyat pada siswa kelas VI SD Negeri 113 Palembang.
Makalah ini mengidentifikasi folklor sebagian lisan menggunakan definisi folklor yang dikemukakan oleh Dananjaya. Melalui definisi tersebut, peneliti meraba folklor sebagian lisan di Banyumas melalui bentuk-bentuk yang beragam seperti kesenian tradisional,upacara adat, dan dolanan bocah.
Buku ini membahas tentang asal muasal folklore, prinsip klasifikasi folklore, dan sejarah folklore.
Diuraikan tradisi lisan maupun bukan lisan dalam folklor Jepang, yang sebagian besar diantaranya tetap hidup sampai sekarang. Selanjutnya dikemukakan pula perbandingn antarafolklor Jepang dengan Indonesia dari segi metode dan motivasi penelitian.
Membongkar kembali tentang keagungan Nusantara, betapa kaya & hebatnya kemampuan leluhur bangsa dalam mengamati dunia.