Buku tersebut menerangkan tentang ciri distingtif, yaitu sifat bunyi yang mempunyai fungsi membedakan dan untuk mengetahui bagaimana ciri itu bergabung menjadi satu-satuan.
Penelitian bertujuan memperoleh deskripsi kebahasaan tentang fonologi bahasa Bima, yaitu bunyi-bunyi, fonem, distribusi fonem, dan pola persukuan dalam bahasa Bima.
Penelitian bertujuan untuk memperoleh data yang lengkap tentang fonologi, morfologi, dan sintaksis bahasa Buna sehingga memperoleh pemerian struktur bahasa Buna secara lengkap.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem fonem vokal dan konsonan, inovasi fonologi fonem PMP, sistem praplosivisasi nasal dalam varian BHST.
Bahasa Makassar digunakan oleh 12 KAbupaten di Sulawesi Selatan oleh kurang lebih dua juta orang. Fonologi, morfologi, dan sintaksisnya dibahasa secara rinci.
Buku tersebut merupakan alat bantu (panduan mata kuliah fonetik dan fonemik) di dalamnya memuat dasar-dasar umum dan pengertian dasar tentang fonetik dan fonemik .
Buku itu awalnya merupakan disertasi, yang membahas morfologi dialek Jakarta antara lain mengenai morfofonemik, afiksasi, reduplikasi, dan lain-lain yang dilampiri dengan daftar kata dialek Jakarta dan contohy afiksasi derivatif dan paradigmatis.
Penelitian bertujuan memperoleh deskripsi sistem perulangan bahasa Mandar yang memuat : jenis dan bentuk perulangan, segi-segi morfofonemis perulangan, segi-segi sintaksis perulangan, serta segi-segi semantis perulangan,
Penelitian ini bertujuan mengungkap secara jelas unit fonologi dan ciri pembeda dalam fonologi bahasa Batak Angkola, bagaimana fonologi prosodi dan suprasegmentalnya dapat membedakan arti, apa dan bagaimana aturan fonologi yang berlaku pada bahasa tersebut.
Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki 22 buah fonem konsonan dan 5 buah fonem vokal. Sementar itu bahasa Kanum Barkari memiliki 16 buah fonem konsonan dan 6 buah fonem vokal.