Penelitian ini difasekan dalam pembukaan situasi konsultasi akademik yang terjadi pada interaksi yang memperlihatkan interlokutor Indonesia dan Jerman, termasuk struktur atau pola yang khas, faktor kebahasaan, dan latar belakang budaya munculnya critical incidents yang berpotensi memunculkan kesalahpamahaman saat berinteraksi dengan menggunakan metode analisis percakapan dan genre komunikatif.