Lemahnya kemampuan peserta didik dalam ketrampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS) berdasrkan rumusan Taksonomi Bloom dalam menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Rendahnya kemampuan berfikir peserta didik tersebut tercermin dari pengukuran yang dilakukan oleh TIMMS dan PISA (Programme of International Student Assessment) yang menempatkan Indonesia pada posisi yang ke-64 dari 72 negara peserta…
Wacana HOTS sangat erat kaitannya dengan literasi. Literasi dimaknai sebagai kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Pelajaran bahasa Jerman di SMA dan Perguruan Tinggi di Indonesia mengacu kepada standard Eropa. (GER/Gemeinsamen Erupaischen Rahmen, level A1, A2, B1, B2, …
Buku ini membicarakan tentang pengetahuan berpragmatik, pengajaran ketrampilan berpragmatik, perwujudan ketrampilan berpragmatik yang meliputi : pemahaman secara pragmatik bentuk-bentuk tindak / peristiwa berbahasa lisan dan tulis, pemroduksian secara pragmatik bentuk-bentuk tindak / peristiwa berbahasa lisan dan tulis serta latihan latihan untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.
tatacara menatah wayang, tatacara menyungging wayang, dan wanda wayang
Buku ini berisi seluk beluk tentang berbicara, terbagi menjadi 5 bab, berisi tentang pendahuluan, berbicara di muka umum, diskusi kelompok, prosedue parlementer, dan debat.
Buku ini berisi seluk beluk tentang berbicara, terbagi menjadi 5 bab, berisi tentang pendahuluan, berbicara di muka umum, diskusi kelompok, prosedue parlementer, dan debat.
Buku ini berisi seluk beluk tentang berbicara, terbagi menjadi 5 bab, berisi tentang pendahuluan, berbicara di muka umum, diskusi kelompok, prosedue parlementer, dan debat.
Buku ini berisi seluk beluk tentang menyimak, terbagi menjadi 5 bab, berisi tinjauan umum, menyimak, fakto-faktor yang mempengaruhi, situasi pelibat menyimak, dan peningkatan daya menyimak.
Buku ini berisi seluk beluk tentang menyimak, terbagi menjadi 5 bab, berisi tinjauan umum, menyimak, fakto-faktor yang mempengaruhi, situasi pelibat menyimak, dan peningkatan daya menyimak.