dalam disertasi ini berisikan tentang elemen-elemen ludruk dalam di Jawa Timur, satuan bentuk lingual Bahasa Jawea dalam ludruk, penggunaan tingkat tutur Bahasa Jawa dalam ludruk, kekhasan penggunaan ludruk bahasa Jawa dalam ludruk.
Berisi kedudukan dan fungsi kidungan dalam pementasan ludruk, analisis fono semantis dalam teknik parikan tunggal dan parikan ganda.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan asal usul perkembangan parikan, bentuk, dan unsur-unsur parikan dalam ludruk, serta mendeskripsikan fungsi dan makna parikan bagi pembaca dan penikmat karya sastra.
Penelitian ini bertujuan memperoleh deskripsi perkembangan ludruk di Jawa Timur dari aspek : cerita, pemain dan penontonnya, bahasa, serta pragmatika sebagai sistem interpretasi wacana ludruk.