Buku ini berisi tentang ejaan bahasa Palembang, menguraikan penulisan huruf, kata dan unsur serapan, serta pemakaian tanda baca.
Tulisan ini berisi hal-hal yang menyangkut keadaan proses belajar-mengajar khususnya belajar-mengajar bahasa Indonesia.
Kamus ini hasil revisi yang merupakan kamus kontemporer memuat 8793 lema dan sublema (3361 lema dan 5432 sublema) yang disusun secara alfabetis.
Bahasa Palembang berkedudukan sebagai bahasa daerah dan berfungsi sebagai alat komunikasi lisan intraetnis.
Makalah ini mendeskripsikan makna dan fungsi mitos yang terkandung dalam sastra beratib, yang merupakan tradisi masyarakat Palembang di Sumatera Selatan dalam pesta perkawinan.