Novel-novel Jawa non-Balai Pustaka pada zaman pemerintahan kolonial berisi gagasan atau ide yang berkaitan dengan semangat kebangsaan (nasionalisme). Novel-novel tersebut sudah memakai bahasa Jawa ragam ngoko dalam pemakaian narasi cerita. Hal itu terjadi sebagai salah satu reaksi otoritas bahasa Jawa ragam krama yang diproduksi oleh penerbit Balai Pustaka.
Penelitian ini bertujuan menerapkan salah satu aspek sosiologi sastra, yaitu meneliti sistem penerbitan sastra sepanjang tahun 1966 - 1980, yang meliputi jenis penerbit, kebijakan penerbit, dan dampaknya terhadap sastra yang diterbitkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ilmu sastra yaitu mendeskripsikan berbagai aspek yang berkaitan dengan penerbitan sastra Jawa modern periode tahun 1981 - 1997.
Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran dan deskripsi yang jelas tentang lembaga - lembaga penerbitan, segala aktivitasnya, kebijakan-kebijakan yang dilakukan, dan peran sertanya dalam pembinaan dan pengembangan sastra Jawa pada periode tertentu.
Penelitian ini bertujuan menyebarkan informasi yang lebih baik kepada masyarakat tentang majalah-majalah atau surat kabar (beserta perkembangannya) yang terbit di Yogyakarta tahun 1945 - 1965 dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap perkembangan majalah/surat kabar selama periode tersebut.
Dimuat informasi yang menyangkut pengarang, karya sastra, penghargaan sastra, media penyebar dan penerbit sastra, mitologi yang terungkap dalam teks sastra (terutama puisi), istilah, mazhab, dan peristiwa sastra, penerjemah dan terjemahan sastra.
membahas masalah-masalah tentang puisi di lingkungan kampus
Berisi tentang bagaimana dasar dan teknik penerbitan buku. Buku ini sangat perlu bagi para pengarang, penyunting, wartawan koran maupun majalah-majalah, dosen dan para pemikir yang kreatif dalam tulis-menulis serta aktif dalam perusahaan penerbitan buku pada umumnya.
Buku ini sangat berguna bagi dunia penerbitan (bagian redaksi, produksi, promosi, pemasaran, dll), terdiri atas 5 bagian, menjelaskan tentang pedoman kebahasaan, daftar kata dan istilah, nama-nama geografi, sistematika buku, dan kamus istilah perdagangan buku.
Buku ini merupakan sebuah gambaran sosiologis novel Indonesia. Dalam kesempatan itulah dapat ditinjau ulang kembali konteks sosial novel Indonesia secara menyeluruh.