Makalah ini mengupas secara sekilas representasi ideologi dalam sistem Edjaan van Ophuijsen atau Edjaan Balai Poestaka (1901, 1926), Edjaan Soewandi atau Edjaan Republik (1947), dan Ejaan Yang Disempurnakan (1972). Selain itu, makalah ini membahas ideologi yang terepresentasi dalam praktik penggunaan ejaan oleh surat kabar Suara Pembaruan dan Republika.