Makalah ini memuat beberapa tajuk yaitu (1) makna dan semantik dari aspek neuropsikolinguistik, (2) makna dan pragmatik dari aspek neuropsikolinguistik, serta (3) semantik dan pragmatik dari aspek neuropsikolinguistik: perbincangan dan tanggapan.
Makalah itu, pembahasan difokuskan pada bahasa kebangsaan dalam konteks Negara Brunei Darussalam, yang meliputi hubungan antara bahasa kebangsaan dengan konsep pemartabatan, hubungan pemartabatan bahasa kebangsaan dengan peningkatan ketahanan budaya serumpun dan perkara-perkara yang berkaitan dengannya.