Penelitian ini menguraikan subjektivitas Pramudya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel "Perburuan". Novel itu menelanjangi penjajahan, padahal ditulis oleh Pram ketika ia berada di tahanan penjajah. Novel itu juga mempertanyakan nasionalisme ketika orang mengagung-agungkannya. Secara pribadi novel itu jelas menyinggung-nyinggung keluarga Pram melalui kemiripan karakter dan latar. Persing…
Kajian ini mengklarifikasi dan menafsirkan politik multikulturalisme novel-novel Indonesia dalam orde baru