Buku ini ditulis dalam bahasa Sasak yang menuturkan kisah asmara Raden Repatmaja dengan Dewi Rengganis. Kisah asmara tersebut dipadu dengan kisah peperangan antara prabu Nursiwan yang dibantu Raja Mukadam dan Batara Makjusi melawan pasukan Mekah yang didukung negara-negara taklukannya.
Menceritakan mengenai pemberontakan rakyat Sakra kepada penguasa Bali di Lombok dan peperangan di kalangan raja-raja Bali di Lombok, yaitu antara Mataram dan Cakra.
Berisi cerita rakyat bagi anak-anak yang bersumberpada sastra daerah.
Buku ini berisi 4 buah cerita rakyat dari Lombok yaitu: Arya Banjar Getas (nilai keperwiraan), Ida pedanda Witaksara (nilai agama), Bagus Diarsa (nilai kemanusiaan), dan Banteng Bentek (nilai suci).