Skripsi tersebut analisis unsur sastra Serat Panji Jayengtilam.
Unsur yang terdapat dalam buku tersebut meliputi tema, motif, penokhan, dan latar cerita. Selain itu juga membahas mengenai Wahyu Purbasejati.
Ipuk hamil karena perbuatan pacarnya saat mereka berada di Candi Rara Jonggrang. Pacarnya tidak bertanggung jawab. Pada saat melahirkan, Ipuk meninggal dunia. Peristiwa itu menyadarkan pacarnya, dan ia berniat untuk mengasuh anaknya.
Buku ini berisi 13 buah karangan tentang wacana perkosaan, baik dalam realitas maupun dalam pemahaman hukum. Penerbitan buku ini adalah untuk cindera mata bagi peringatan 39 tahun PKBI sekaligus menyongsong 40 tahunnya yang akan diperingati sepanjang tahun 1997.
Buku tersebut merupakan buku terjemahan yang memeuat berbagai tulisan teoritis mengenai sosiolinguistik, penjelasan mengenai perbedaan terminologi, dan juga perkembangan sosiolinguistik itu sendiri.
Buku ini merupaka hasil terjemahan, memuat berbagai tulisan tentang teori sosiolinguistik, penjelasan tentang perbedaan terminologi, dan perkembangan sosiolinguistik itu sendiri.
Berisi uraian singkat tentang kegiatan dan gerakan pemuda di Tiongkok Baru, yakni membangun dan mengembangkan perindustrian dan pertanian, dan memperbaiki kerusakan-kerusakan akibat peperangan yang bertahun-tahun.
Buku ini menguraikan tentang ilmu jiwa Jawa di Peralihan Milenium, kawruh jiwa, dan lain-lain sehingga pembaca akan memahami jiwa manusia orang Jawa. Uraian dalam buku ini merupakan hasil telaah yang menjelaskan bahwa ilmu jiwa jawa bukan sekedar campur aduk antara gugon tuhon, akal sehat, magik, metafisik dan etik.