Buku ini adalah hasil penelitian ilmiah tentang "patu", khususnya seni pertunjukannya, baik dari segi sastra lisan maupun fungsinya dalam masyarakat.
Karya sastra pada hakikatnya adalah wadah di mana pengarang menuangkan seluruh ide, gagasan dan perasaan yang dimilikinya. Dalam novel ini, pengarang menempatkan tokoh utama didorong oleh stimulus terkondisi yang tercipta oleh lingkungan. Dalam novel ini, tokoh utama dalam merespon stimulus yang terjadi yaitu pilihan untuk kembali kepada jati diri bangsa, yaitu spiritualitas.