Penelitian bertujuan menginventarisasi sastra lisan Tetun Belu dalam bentuk teks terjemahan ke dalam bahasa Indonesia, dan mengadakan analisis struktur terhadap cerita lisan Tetun Belu yang mencakup alur cerita, pelaku dan peranannya dan aspek nilai yang terkandung di dalam ceritanya.
Buku ini terdiri dari 6 bab, membicarakan tentang masalah eksistensi sastra, metode empirisme dalam ilmu sastra, pendekatan strukturalisme, pendidikan semiotik, masalah sistematika analisis struktur fiksi, dan catatan tambahan.
Buku ini terdiri dari 6 bab, membicarakan tentang masalah eksistensi sastra, metode empirisme dalam ilmu sastra, pendekatan strukturalisme, pendidikan semiotik, masalah sistematika analisis struktur fiksi, dan catatan tambahan.
Bahasa bali sebagai suatu bahasa daerah amat penting bagi masyarakat bali sehingga perlu dilestarikan, dipelihara, serta dikembangkan. dalam pengajaran, hambatan yang terjadi ialah kemampuan guru masih kurang memadai sehingga tujuan yang akan dicapai belum tercapai dengan maksimal.
Permasalahan KETERANGAN cr-tp-wkt dengan lokasinya sangan luas dan kompleks sehingga untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh diperluka ketekunan dalam analisis
Full-text
untuk memahami bentuk-bentuk konstruksi dan revitalisasi kesenian Dongkrek berdasarkan kerangka teoritik setempat