Kisah dan cerita dalam buku ini disadur dan disusun secara bebas dari cerita rakyat Sulawesi Selatan yang berjidul Sawerigading dari kitab La Galigo.Nilai-nilai mitos dan legenda sangat dominan dalam cerita ini.
Tulisan ini berasumsi bahwa karya-karya Idrus sarat dengan gambaran mengenai Indonesia dan kesusastraan Indonesia pada masa pendudukan Jepang hingga masa revolusi.
Makalah ini menguraikan beberapa bentuk kearifan lokal dalam tradisi Sembah Panjang (Nyambai Begandai).
Sikap orang tua memainkan peranan penting di dalam menanamkan bahasa ibu kepada anak-anaknya. Di samping itu, faktor lingkungan juga memberikan kontribusi terhadap pemerolehan bahasa ibu. Dalam makalah ini disimpulkan bahwa bahasa Jawa sebagai bahasa ibu sudah mengalami pergeseran.
Novel ini menyajikan dua hal perspektif baru, yaitu pertama, konteks sufisme yang prototipenya bisa dirujuk ke Sunan Kalijaga, Syaikh Siti Jenar hingga ke ajaran tasawuf Ibn `Arabi. Kedua, secara epistemologis, sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu atau sering disebut juga dengan Sastra Hajendra Pangruwat Diyu/ilmu spiritual.
berisi perbandingan yang ada dalam drama Sang Kuriang karya Utuy dengan cerita rakyat yang beredar di masyarakat.