Buku ini bertujuan mendeskripsikan sistem kebahasaan bahasa Tamiang dalam usaha menunjang pembinaan dan pengembangannya, selain itu diharapkan dapat berguna bagi peminat dalam mempelajari bahasa Tamiang dalam rangka memahami budaya daerah Tamiang.
Berisi kumpulan dan pengolahan data serta informasi latar belakang sosial budaya bahasa Tidung.
Ciri-ciri perulangan bahasa Aceh ada dua yaitu ciri gramatis dan ciri semantis. Sedangkan bentuk perulangannya ada tiga jenis yaitu perulangan murni, perulangan berimbuhan, dan perulangan fonologis.
Berisi sampai lima bab dengan rincian bab satu berisi tentang beberapa petunjuk umum, bab dua berisi tentang deskripsi, bab tiga berisi tentang narasi, bab empat berisi tentang eksposisi, dan bab lima berisi artikel.
Buku ini merupakan hasil penelitian kesinoniman dalam bahasa Indonesia, yang meliputi kesinoniman nomuna, verba, dan adjektiva.
Berisi kumpulan artikel pendek semacam esai, yang merupakan hasil dari kegiatan Bengkel Cerita Anak yang diselenggarakan Pusat Perbukuan (pusbuk) Pusat Jakarta. Buku tersebut mengoreksi secara kritis kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para praktisi kepenulisan cerita anak serta memberikan trik dan metode untuk menjadikan cerita anak benar-benar berkualitas.
Tinjauan ini dibuat berikutan dengan rumusan konvensygen Bahasa Kebangsaan Melayu Bersatu dengan kerjasama Gabungan Penulis Nasional (GAPENA), Kesatuan Guru Melayu Malaysia Barat (KGMMB), Persatuan Linguistik Malaysia (PLM) dan Persatuan Penterjemah Malaysia (PPM), di Dewan Tunku Canselor, University Malaya pada 14 Juli 1986.
Buku ini berisi istilah-istilah bahasa dan sastra yang dianggap penting terutama bagi pelajar, mahasiswa, guru, bahkan dosen.
Beruisikan tentang panduan yang harus di ikuti supaya bisa menulis dengan mudah dan baik bagi seorang guru maupuun yang lainnya.